Tutorial Blog One Piece Data | Meta Tags | HTML

Sabtu, 05 Mei 2012

Inspirasi Tokoh Roronoa Zoro

,
Jean-David Nau (c. 1635 - c. 1668, Panama), lebih dikenal sebagai François l'Olonnais, adalah bajak laut Perancis, aktif di Karibia selama 1660-an. Pada 1684 menceritakan Sejarah Buccaneers Amerika, Alexander Exquemelin mencatat l'Olonnais's jadi tempat kelahirannx sebagai Les Sables-d'Olonne.

L'Olonnais pertama kali tiba di Karibia sebagai pesuruh kontrak pada 1650an. Pada 1660, perbudakan itu telah selesai dan ia mulai berkeliaran ke berbagai pulau, sebelum akhirnya tiba di Saint-Domingue dan menjadi seorang bajak laut, menggerogoti pengiriman dari Spanyol Hindia Barat dan Spanyol Utama.
Satu atau dua tahun (tanggal tepatnx perjalanan l'Olonnais tidak jelas) menjadi karir bajak lautnx, l'Olonnais lalu terdampar dekat Campeche, di Meksiko. Sekelompok tentara Spanyol lalu menyerang l'Olonnais dan krunya, membunuh hampir seluruh crewnx
L'Olonnais sendiri bertahan dengan melumuri dirinx dalam darah orang lain dan bersembunyi di antara orang mati.Setelah tentara Spanyol pergi, l'Olonnais, bersama (dgn bantuan) dari beberapa budak, lolos dan melarikan diri ke Tortuga. Tak lama kemudian, ia dan krunya mmenyandera warga kota, menuntut uang tebusan dari penguasa Spanyol.

Pada 1667, l'Olonnais berlayar dari Tortuga dengan armada kapal dan delapan awak untuk sekarung Maracaibo. l'Olonnais berlayar dengan kapal harta karun Spanyol, yang di rampas, bersama dengan kargo yang kaya biji kakao, batu permata dan lebih dari 260.000 pieces of eight (keping dollar spanyol). Pada saat itu, pintu masuk ke Danau Maracaibo (yg juga nama kota itu sendiri) dipertahankan oleh benteng senjata yang diperkirakan tak tertembus. L'Olonnais mendekatinya dari sisi darat dan berhasil menembusnya. Dia kemudian mulai menjarah kota, tetapi sebagian besar penduduk telah melarikan diri dan emas mereka telah disembunyikan. L'Olonnais menangkap penduduk dan menyiksa mereka sampai mereka mengungkapkan lokasi harta milik mereka. Mereka juga menyita meriam di benteng dan menghancurkan sebagian besar tembok pertahanan kota untuk melarikan diri.
L'Olonnais sendiri adalah seorang ahli dalam penyiksaan, dan tekniknx adalah mengiris daging dari korban dengan pedang, membakar mereka hidup-hidup, atau "woolding", dengan ikatan tali disekitar kepala korban sampai mata mereka dipaksa keluar.
Lebih dari dua bulan, l'Olonnais dan anak buahnya memperkosa, menjarah dan akhirnya membakar yang ada (hampir semua) Maracaibo sebelum pindah ke selatan Gibraltar, di pantai selatan dari Danau Maracaibo. Meskipun kalah jumlah, para perompak membantai 500 tentara pasukan Gibraltar dan menguasai kota dan meminta tebusan. Meskipun mendapat uang tebusan (20.000 keping dollar spanyol dan lima ratus sapi), l'Olonnais terus merampok kota, memperoleh total 260.000 keping doller, permata, perak, sutra serta sejumlah budak. Kerusakan yang ditimbulkan I'Olonnais pada Gibraltar begitu besar, yang sebelumnya merupakan pusat utama untuk ekspor kakao, hampir musnah oleh kejadian pada tahun 1680 tersebut. Serangan terhadap Maracaibo dan Gibraltar bahkan mencapai Tortuga, dan l'Olonnais mendapatkan reputasi untuk keganasan dan kekejamannx dan ia diberi julukan "Kutukan dari Spanyol" (dalam bahasa Perancis: Fléau des Espagnols). Tujuh ratus bajak laut terdaftar bersama dia ketika ekspedisi berikutnya, kali ini ke daratan Amerika Tengah, pada akhir tahun. Setelah merampok Puerto Cabello, l'Olonnais disergap oleh pasukan besar tentara Spanyol dalam perjalanan ke San Pedro. Hanya nyaris mengahiri hidupnya, l'Olonnais menangkap dua Spanyol. Exquemelin wrote:
"Dia menarik pedang pendek, dan dengan itu memotong payudara salah satu orang miskin Spanyol, dan menarik keluar hatinya dengan tangan asusila, mulai menggigit dan mengunyah dengan gigi, seperti serigala kelaparan, berkata kepada yg lainnya: Saya akan memperlakukan kalian semua seperti ini, jika kalian tidak menunjukkan q jalan lain."
Terkejut, orang Spanyol yang masih hidup menunjukkan l'Olonnais jalur yang jelas. Mereka terdampar di gundukan pasir di pantai Darien, Provinsi Panama.
Tidak dapat mengeluarkan kapal mereka, mereka menuju pedalaman untuk mencari makanan, tetapi ditangkap oleh suku Kuna di Darien. Ia dimakan oleh penduduk asli.
akhir yang tragis untuk bajak laut yang sadis. ^_^

Diterjemahkan : COPFI
Comments
0 Comments

0 komentar to “Inspirasi Tokoh Roronoa Zoro”

Poskan Komentar

 

Baca Data |One Piece| Bahasa Indonesia Copyright © Community One Piece Fans Indonesian 25 Mei 2011 -- Template created by Magellan--Disponsori oleh : Doskoi Panda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...